PEKANBARU,Riaueksis.com– Ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menyebabkan lima warga mengalami luka bakar dan sedikitnya lima kepala keluarga (KK) terdampak.
Gas Habis, Api di Pipa PT TGI Padam Setelah 14 Jam, Tinggalkan Lubang Sedalam 5 Meter
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R Arliansyah, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara dan petugas tengah melakukan pendataan lanjutan di lokasi kejadian.
“Data sementara ada lima warga yang mengalami luka bakar dan sekitar lima KK terdampak. Selain itu, tiga rumah warga dan satu kios hangus terbakar,” ujar Arliansyah, Sabtu (3/1/2026).
Ledakan Pipa Gas Gegerkan Warga Kemuning, Api Menyembur 15 Meter di Tengah Hujan
Rumah dan kios yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Selain permukiman warga, satu unit truk angkutan batu bara yang sedang terparkir di sekitar lokasi juga ikut terbakar.
“Lokasinya dekat jalur masuk perusahaan batu bara. Saat kejadian, ada truk yang parkir dan terdampak kobaran api,” jelasnya.
Wisatawan Membludak ke Siak, Bupati Afni: Alhamdulillah, Berkah Awal Tahun
Arliansyah menyebut, BPBD Inhil akan berkoordinasi dengan manajemen PT TGI terkait langkah penanganan lanjutan, termasuk pertanggungjawaban terhadap aset warga yang terdampak.
“Karena ini aset perusahaan yang meledak dan berdampak ke warga, tentu ada penanggung jawabnya. Nanti akan dibahas terkait kompensasi atau bentuk pertanggungjawaban lainnya,” katanya.
Ledakan pipa gas terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar. Kebocoran pipa memicu semburan api setinggi sekitar 15 meter dan menyebabkan kebakaran selama kurang lebih 14 jam. Api baru berhasil dipadamkan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, sebelumnya mengatakan, ledakan dipicu kebocoran pipa gas tanam milik PT TGI.
“Pipa gas mengalami kebocoran sehingga menimbulkan ledakan dan kebakaran. Anggota Polsek Kemuning dan Polres Inhil langsung melakukan pengamanan serta mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi,” kata Anom.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Jarak pipa gas dengan permukiman warga diperkirakan sekitar 500 meter.***